Kamis, 30 Oktober 2008

Berat Lahir Tentukan IQ Anak

Berat Lahir Tentukan Kecerdasan Anak
Rata-rata perbedaan IQ dari bayi yang berat lahirnya kurang dari 2,5 kilogram dengan bayi yang lahirnya 4 kilogram mencapai 10 angka.

NEW YORK – Penelitian yang dilakukan Center for Urban Epidemiologic Studies New York, Amerika Serikat, menemukan adanya hubungan antara berat lahir bayi dengan tingkat kecerdasan (IQ) si bayi yang diukur tujuh tahun kemudian.

Ada 3.484 bayi yang diteliti. Semuanya lahir antara tahun 1959 dan 1966. Berat lahir-bayi ini bervariasi antara 1,5 kilogram sampai empat kilogram.

Sayangnya tak dijelaskan mengapa mereka mengambil data responden yang lahir puluhan tahun lalu. Ada dugaan bahwa ini menyangkut kelengkapan data, terutama bayi dengan berat badan sampai empat kilogram. Tapi bagaimanapun ini adalah penelitian terbaru yang belum lama ini dimuat dalam salah satu jurnal kesehatan disana.

Hasilnya, pada umumnya bayi-bayi dengan berat lebih tinggi memiliki IQ yang lebih besar. Bahkan rata-rata perbedaan angka IQ dari bayi yang berat lahirnya kurang dari 2,5 kilogram dengan bayi yang lahirnya 4 kilogram mencapai 10 angka.

Memang, bila dilihat secara individu perbedaan tingkat kecerdasan ini tidak akan begitu terlihat. Tapi bila sampai pada level polulasi, kata para peneliti tersebut, akan menjadi masalah besar.

Bila dianalisis lebih lanjut, berat badan ini akan berhubungan erat dengan gizi yang diberikan kepada janin. Sementara gizi itu sendiri akan ditentukan oleh nutrisi yang diterima janin selama berada dalam kandungan.

Dijelaskan oleh para peneliti bahwa bayi dengan berat lebih disebabkan masukan nutrisi yang lebih baik saat mereka masih berada dalam rahim ibu. Padahal pada tahapan inilah janin mengalami masa-masa yang paling penting dalam perkembangan sel-sel otaknya.

Penelitian ini sejalan juga dengan penelitian lain yang menyimpulkan hal yang sebaliknya. Menurut penelitian tersebut bayi yang lahir di bawah berat normal akan mengalami perkembangan mental yang lebih rendah dibandingkan bayi yang lahir dengan berat normal atau lebih. Berkaitan dengan ini, bayi yang lahir prematur memiliki risiko yang lebih besar untuk lahir dengan berat badan di bawah normal.

Selain penelitian yang dilakukan di Amerika Serikat ini, ada pula penelitian sejenis yang dilakukan di Denmark. Dengan metoda yang sama para pakar di negara ini meneliti kaitan antara berat lahir bayi dengan peningkatan IQ-nya. Hanya saja berat bayi yang diukur sampai 4,2 kilogram. Hasilnya pun sama, bahwa terdapat hubungan yang linier antara berat bayi dan tingkat kecerdasan.

Memang, selama ini penelitian baru sebatas perbandingan data-data. Belum ada bukti-bukti kuat yang bisa membenarkan pernyataan itu. Namun, menurut para peneliti dari Pusat Studi Epidemiologi Amerika Serikat ini, dugaan dari penelitian tersebut sudah cukup menjelaskan bahwa asupan nutrisi bagi janin selama awal-awal kehamilan adalah saat yang sangat vital untuk perkembangan sel-sel otak.

Bagaimana dengan Indonesia? Berdasarkan data Kantor Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan 30 persen dari sekitar 3,5 juta bayi di Indonesia lahir dengan berat kurang dari 2 kg. Data tersebut diambil untuk kurun waktu 1998 hingga 1999. Bisa dibayangkan ini artinya sekitar satu juta lebih bayi lahir dengan berat sangat kurang.• bbo/mag/mal

Untuk Pembahasan yang lain biar para dokter yang bahas ya



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komentar TERBARU

CARA MEMBUAT TULISAN

Assalamu'alaikum

Teman2 Alumni yang ingin menulis di Blog ini caranya kirimkan tulisan melalui email ke putrasyah09@gmail.com dengan mencantumkan Nama Pengirim (isi tulisan maksimal 10 MB )

kirimkan alamat email ke putrasyah0904@gmail.com untuk dimasukkan dalam daftar penulis blog, selanjutnya buka email yg saya kirim dan ikuti  petunjuk di dalamnya. selanjutnya KLIK ciptakan account anda sekarang dan isi formulir yang disediakan.

Wassalam.


Membuat Komentar

Untuk membuat komentar, Klik komentar di bagian bawah masing-masing tulisan. selanjutnya tulis komentar di kolom Tinggalkan komentar anda, isi verifikasi kata, pilih identitas dan klik publikasikan komentar anda.