baru-baru ini kita mendapat satu musibah yaitu kehilangan salah satu sahabat kita M.Riyadh Sahlan. berkaca dari kejadian tersebut kita mengalami kesulitan untuk membantu sahabat kita yang mengalami musibah. cuma sekedar usul kalau kawan kawan tidak berkeberatan bagaimana kalau kita adakan iuran perbulan yang mana dana itu dapat dipergunakan untuk membantu sahabat-sahabat kita yang terkena musibah. dan kalaupun kawan-kawan setuju biar kawan-kawan di palembang yang mengkoordinir untuk mengelolahnya. dan besarnya iuran tergantung kesepakatan kawan kawan.
Minggu, 16 November 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Komentar TERBARU
CARA MEMBUAT TULISAN
Assalamu'alaikum
Teman2 Alumni yang ingin menulis di Blog ini caranya kirimkan tulisan melalui email ke putrasyah09@gmail.com dengan mencantumkan Nama Pengirim (isi tulisan maksimal 10 MB )
kirimkan alamat email ke putrasyah0904@gmail.com untuk dimasukkan dalam daftar penulis blog, selanjutnya buka email yg saya kirim dan ikuti petunjuk di dalamnya. selanjutnya KLIK ciptakan account anda sekarang dan isi formulir yang disediakan.
Wassalam.
Membuat Komentar
Untuk membuat komentar, Klik komentar di bagian bawah masing-masing tulisan. selanjutnya tulis komentar di kolom Tinggalkan komentar anda, isi verifikasi kata, pilih identitas dan klik publikasikan komentar anda.
Setujuuuuuuuuuuuuuuu sekale men. tumben lho punyo ide agak bagus dikit jhoeny baru dapet wangsit apoooo
BalasHapusUsul yang sangat bagus sebenarnya, hanya saja kalau mesti iuran sepertinya justru akan menyulitkan, baik bagi para alumni maupun yang memegang dananya. Alasannya:
BalasHapus1. Tidak semua alumni memiliki kemampuan keuangan yang bisa dianggarkan rutin untuk iuran ini, walaupun nantinya akan ada kesepakatan mengenai besaran, namun alumni yang kurang mampu tentu akan setuju saja dan kemudian tidak akan pernah OL lagi, karena merasa bukan "kelas"nya lagi.
2. Kita saat ini baru "mulai", jd sebisanya mengumpulkan kawan-kawan kita dulu sebanyak-banyaknya agar silaturrahmi dapat terjalin kembali, dan tidak membuat lari teman-teman yang baru akan bergabung dengan iuran yang kita tetapkan.
3. Sebenarnya respon dari teman-teman alumni Smanpoel lainnya (di luar Fisik) juga sangat baik, malah mereka juga ingin turut andil menyumbang uang duka, tp kalau kita menutup diri untuk kelas kita saja, kemungkinan malah dana yang akan disumbangkan itu tidak jadi disalurkan. Tapi kalau perwakilan seperti saat ini mudah-mudahan mereka jadi mentransfer sebagian hartanya untuk keluarga teman kita Almarhum.
Solusi saat ini dimana baru sangat sedikit anggota kelas kita yang terkumpul, cukup dengan "meminjam" rekening teman untuk dana darurat. Selanjutnya apabila sudah berjalan dengan baik dan cukup banyak anggota kelas yang berpartisipasi dalam blog ini, mungkin kita bisa minta tolong satu rekening untuk dana darurat ataupun untuk mengumpulkan dana lainnya misalnya untuk reuni dan lain-lain, namun sebisanya jangan bersifat iuran.
Tp ini cuma usul, maklum, aku sendiri saat ini sedang kuliah, jd agak sensitif dengan masalah keuangan, hehehe... Tp coba bayangin juga gimana tanggapan teman kita kalau dia sebagai ibu rumah tangga atau pun belum dapat pekerjaan, baru baca blog kita, tertarik gabung, eh ada iurannya...ngacir deh pastinya...
kalu masalah iuran ngomongnyo jgn samo bu RT jhooon. susahhhh. kito pending dulu, bener kato teoong.gek nunggu ngumpul galooo.sementaro cukup cak hari ini, siapo yang nak bantu kito salurke.
BalasHapussebaiknyo kito bagusla cak ini kalo ado musibah baru "sum" n kalo nak reuni kito baru "sum" coz kalo kito nak netepke iuran buat apo kalo dak teguno mubazir kawan n dak semua setuju coz masalah keuangan sangat sensitif n berhubungan dengan keadaan sebaiknya saran aku kito cak ini be kan kalo ado apo2 kito sukarela nak "sum" berapo siapo tau ado yg dapet rejeki n nak nyumbang 1 m siapo tau ado yg lagi buntu nak sum 100perak kan kito dak pacak maksoke namonyo ikhlas ok broer itu cuma saran kalo ado yg lebih bagus lagi kito tunggu sarannyo
BalasHapus