Dengan mengetahui masa subur, tentu akan bermanfaat bagi pasangan yang bermasalah dalam mendapatkan keturunan, yaitu dengan cara:
- menilai kejadian dan waktu terjadinya ovulasi
- memprediksikan hari-hari subur yang maksimum
- mengoptimalkan waktu untuk melakukan hubungan intim untuk mendapatkan kehamilan
- membantu mengindentifikasi sebagian masalah infertilitas
Pada pasangan yang normal, kehamilan mungkin terjadi pada setiap waktu pada masa subur tetapi hubungan intim paling mungkin akan menghasilkan kehamilan pada hari-hari di mana terdapat lendir serviks dengan kesuburan tinggi, terdapat sensasi basah atau licin pada vulva, dengan lendir serviks yang transparan dan elastis.
Jumlah lendir subur paling banyak terjadi pada satu atau dua hari sebelum hari puncak dan merupakan waktu dengan tingkat kesuburan yang tinggi. Hari puncak hari terakhir ketika lendir yang subur ada sering bersamaan dengan waktu ovulasi. Pergeseran suhu menyakinkan bahwa ovulasi sedang terjadi. Pada waktu tingkat kesuburan maksimum, serviks tinggi, pendek, lurus, lembek, dan terbuka dan mengalirkan lendir yang subur.
Fertitest adalah alat uji masa subur pada wanita dengan mengukur kadar LH pada urine. Alat ini dapat mendeteksi secara cepat, tepat dan terpercaya. Dalam satu box berisi 1 box isi 6 strip Fertitest bekerja dengan cara bereaksi (berubah warna atau memunculkan tanda) satu hari sebelum masa subur, dimana kenaikan LH yang diproduksi oleh kelenjar pituitari sudah terjadi.
Hal yang perlu diantisipasi dan diingat adalah kemampuan Sperma yang dapat bertahan hidup selama 3 - 5 hari atau lebih lama dalam serviks wanita bila ada lendir serviks yang subur.Siklus menstruasi adalah jumlah hari dari hari pertama menstruasi sampai hari sebelum menstruasi bulan berikutnya. Cocokkan dengan tabel siklus di bawah ini :
| Tabel Siklus | |||||||
| Siklus Menstruasi | Mulai Tes hari ke- | Siklus Menstruasi | Mulai Tes hari ke- | Siklus Menstruasi | Mulai Tes hari ke- | Siklus Menstruasi | Mulai Tes hari ke- |
| 21 hari | 6 | 26 hari | 9 | 31 hari | 14 | 36 hari | 19 |
| 22 hari | 6 | 27 hari | 10 | 32 hari | 15 | 37 hari | 20 |
| 23 hari | 7 | 28 hari | 11 | 33 hari | 16 | 38 hari | 21 |
| 24 hari | 7 | 29 hari | 12 | 34 hari | 17 | 39 hari | 22 |
| 25 hari | 8 | 30 hari | 13 | 35 hari | 18 | 40 hari | 23 |
Keterangan :
Menstruasi hari pertama adalah hari ke-1, jika siklus menstruasi Anda kurang dari 21 hari atau lebih dari 40 hari, maka konsultasikan dengan dokter Anda
Untuk menentukan kapan mulai tes adalah sebagai berikut :
Contoh :
Jika siklus Anda 27 hari (lihat tabel siklus diatas), maka tes dilakukan pada hari ke-10, cara menentukan hari ke-10 sbb :
| 1 | 2 | 3+Day 1 | 4 | 5 | 6 | 7 |
| 8 | 9 | 10 | 11 | 12*Day 10 | 13 | 14 |
| 15 | 16 | 17 | 18 | 19 | 20 | 21 |
| 22 | 23 | 24 | 25 | 26 | 27 | 28 |
Keterangan :
3+ = adalah hari pertama haid
12* = hari mulai tes
atau dapat dihitung dengan cara 3+10-1 = 12 (tanggal 12 bulan terakhir haid)
Jadi, tes kesuburan dimulai pada tanggal 12 bulan terakhir.
Perhitungan di atas dilakukan untuk mengetahui kapan waktu untuk memeriksa masa subur menggunakan Fertitest. Lakukan pengujian dengan menggunakan urin antara jam 10.00-20.00 tapi jangan gunakan urin pertama di pagi hari.
Sebaiknya kurangi asupan cairan 2 jam sebelum melakukan tes karena bisa mempengaruhi untuk mendapatkan hasil yang akurat.
Jika Fertitest menunjukkan tanda positif yang ditandai dengan munculnya dua garis warna atau jika garis warna pada daerah tes (T) lebih gelap atau sama dengan daerah garis Control (C). Ovulasi akan terjadi dalam 24-48 jam berikutnya. Jika menginginkan kehamilan, maka lakukan hubungan intim dalam waktu 24-48 jam.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar